Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong
bagi pemeliharaan ketakwaan kepada Alloh (HR.
Ad-Dailami)
Percayalah Allah pengen kita kaya, allah tidak pernah melarang umatnya
menjadi kaya. Bahkan pa M Quraish Shihab menyatakan adalah keliru jika kaum
muslim mengaggap bahwa harta bukanlah sesusatu yang mendapat tempat istimewa di
al quran, tak ada satu ayatpun yang nyuruh kita miskin, Kita harus kaya agar
bisa berbagi dengan yang tak mampu, kita bisa bangun mesjid, rumah sakit,
sekolah gratis, memberangkatkan ke haji, dll. Seperti dalam firman allah dalam
QS. An Najm 43-48 ...”Allah lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN”...jelas
sudah bahwa allah hanya mentakdirkan KAYA atau CUKUP, jadi kalau sampe kita
miskin, itu salah manusianya sendiri. Nabi pun pernah berwasiat Meninggalkan ahli
warismu dalam keadaan cukup, itu jauh lebih baik daripada meninggalkan mereka
dalam keadaan fakir, sehingga mereka meminta-minta kepada manusia.
Pembaca yang budiman, posisi harta atau kekayaan sesungguhnya sama dengan
kemiskinan yaitu sebagai ujian bagi manusia. Dengan kekayaan orang bisa masuk
surga begitu juga dengan kekayaan orang bisa masuk neraka, dan dengan
kemiskinan orang bisa masuk surga begitu juga dengan kemiskinan orang bisa
masuk neraka. Sebagaimana di tegaskan dalam QS. Al Anbiya : 35 ”Dan saya coba
kalian dengan keburukan dan kebaikan (semuanya) sebagai ujian. Jadi daripada
miskin dan masuk neraka lebih baik kita kaya dan masuk surga, betul?. Sebelum
kita bicara kekayaan lebih jauh saya tunjukan tokoh-tokoh islam yang kaya raya
yang akan mengispirasi kita semua :
- Nabi Muhammad SAW :
Nabi adalah seorang yang kaya raya, bahkan saat nabi menikah memberikan
mas kawin sebanyak 20 ekor unta muda lengkap dengan bawannya, kalau harga
satu unta yang lengkap dengan bawaanya itu 25 juta berarti mas kawin yang
nabi berikan setengah MILYAR, kendaraan nabi itu al qaswa atau unta
terbaik kalau saat ini artinya mobil terbaik mungkin hammer, baju perang
nabi baju besi terbaik, pedang nabi dilapisi emas seberat 2kg kalau harga
emas sekarang 500.000 per gram artinya pedang nabi harganya 1 milyar, saat
berbuka nabi tajil dengan kurma najwa yang harganya 1 dinar/kg, jika 1 dinar saat ini senilai 1.200.000
artinya setiap buka puasa nabi
membeli kurma senilai 1,2jt, Namun dengan
kekayaan nabi yang luar biasa, nabi tetap juhud dan nabi punya waktu yang sangat
luang. Coba kita analisa nabi bangun mungkin sekitar jam 2 malam untuk
Tahajud dan itu pasti sampai subuh, setelah subuh tadarus nyambung ke DUHA
mungkin selesai jam 9, jam 11.30 sudah kembali di mesjid untuk solat duhur
mungkin sampai jam 1 dan jam 3 sudah di mesjid untuk solat ashar mungkin
sampai jam 4 dan jam 5.30 sudah di mesjid lagi untuk solat magrib dan
pasti nyambung ke solat isya dan mungkin baru selesai jam 10. anda
perhatikan ternyata nabi punya banyak waktu dan uang.
- Abdurahman bin Auf salah
seorang sahabat yang dijamin masuk surga dan juga sangat terkenal dengan
kekayaan dan kedermawanannya, kekayaan abdurahman bin auf melebihi
kekayaan para sahabat. Beliau memiliki 100 ekor kuda yang dapat digunakan
peperangan, 100 ekor unta dan 10.000 ekor kambing dan uang sebanyak 84
ribu dinar, Pernah ada peristiwa abdurahman bin auf mengeluarkan sedekah
sekali duduk 40 ribu dinar, dan menyediakan perlengkapan perang 500 ekor
kuda lengkap dengan senjata,makanan dan pakian untuk dipergunakan para prajurit
dan juga pada saat bersamaan membawa konvoi perbekalan yang dibawa oleh
500 unta.
- Umar bin Khathtab,
ketika meninggal beliau mewariskan 70.000 properti (ladang pertanian) yang
setiap ladangnya berharga 160jt sehingga total 11,2 triliun, dan pendapatan
perbulan dari properti tersebut sebesar 70.000 x 40 jt = 2,8 triliun atau
sebesar 233 miliar per bulan.
- Utsman bin Affan,
memiliki simpanan uang sekitar 151 ribu dinar dan 1.000 dirham, beliau
memiliki properti yang luas yakni dari pegunungan aris hingga khaibar dan
beberapa sumur senilai 200 ribu dinar, ustman pernah membeli mata air dari
seorang yahudi dan karenanya Rasulullah SAW menjanjikan bagi ustman
balasan air di surga. Beliau juga membiayai prajurit dalam perang tabuk
yaitu sebanyak 950 ekor unta dan 50 ekor kuda.
- Zubair bil Al-Awam,
beliau memiliki kekayaan 50 ribu dinar, 100 ekor kuda perang dan 1.000
orang budak.
- Suleiman Kerimov
seorang pengusaha muslim asal rusia memiliki kekayaan US$ 14 miliar.
- Naseer Al-Kharafi,
pengusaha muslim asal kuwait ini memiliki kekayaan mencapai US$ 11 miliar
Dan masih banyak lagi tokoh-tokoh muslim yang sangat kaya raya, tidakkah
kita tertarik seperti mereka?menjadi tokoh panutan sekaligus kaya raya? Agama
kita bukanlah agama yang menafikan keinginan manusia untuk kaya dan memiliki
harta, namun Allah SWT menekankan bahwa kekayaan harus dikelola dengan baik dan
benar sehingga kita tidak terjebak mencintai dunia yang pada akhirnya membawa
kemudharatan.
Pada akhir jaman kelak
manusia harus
menyediakan harta untuk
menegakan urusan
agama dan urusan
dunianya. (HR. Ath-Thabrani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar